Subang — Setelah menjalani pengabdian selama 40 hari, mahasiswa Sekolah Tinggi Ekonomi Islam Nahdlatul Ulama (STEINU) Subang resmi menyelesaikan rangkaian kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Caracas. Berbagai program yang dilaksanakan selama KKN menjadi bentuk nyata kontribusi mahasiswa dalam memberikan manfaat sekaligus membangun sinergi bersama masyarakat.
Selama 40 hari berada di tengah masyarakat, mahasiswa KKN STEINU Subang terlibat aktif dalam berbagai kegiatan sosial, ekonomi, dan kemasyarakatan. Salah satu fokus utama pengabdian adalah membantu masyarakat dalam meningkatkan produksi serta memperbaiki dan mengembangkan sistem usaha masyarakat sekitar.
Melalui pendampingan dan keterlibatan langsung, mahasiswa berupaya memberikan kontribusi sesuai dengan bidang keilmuan yang dimiliki. Kegiatan tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat dalam mengembangkan potensi usaha, meningkatkan produktivitas, serta mendorong kemandirian ekonomi masyarakat Desa Caracas.
Tidak hanya berfokus pada bidang ekonomi, mahasiswa KKN juga aktif berpartisipasi dalam berbagai kegiatan sosial dan kemasyarakatan. Kehadiran mahasiswa menjadi bagian dari upaya mempererat hubungan antara dunia pendidikan tinggi dengan masyarakat sekaligus memberikan pengalaman nyata kepada mahasiswa dalam mengimplementasikan ilmu yang telah dipelajari di bangku kuliah.
Semangat kebersamaan semakin terasa ketika mahasiswa KKN turut ambil bagian dalam berbagai kegiatan untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia. Bersama masyarakat Desa Caracas, mahasiswa ikut menyukseskan kegiatan peringatan kemerdekaan yang berlangsung dengan penuh antusiasme dan kebersamaan.
Setelah seluruh rangkaian program selesai dilaksanakan, kegiatan KKN secara resmi ditutup melalui acara yang bertempat di Kantor Desa Caracas. Acara penutupan tersebut dihadiri oleh Wakil Ketua I Bidang Kemahasiswaan STEINU Subang, Dr. Muhajiri, M.Pd., Kaprodi, Dwi Suci Widiastuti, S.Ak., M.E., dosen pembimbing, mahasiswa peserta KKN, serta tokoh masyarakat Desa Caracas.
Dalam kesempatan tersebut, pihak STEINU Subang menyampaikan apresiasi kepada seluruh mahasiswa yang telah menjalankan tugas pengabdian dengan penuh tanggung jawab dan dedikasi. Apresiasi juga diberikan kepada Pemerintah Desa Caracas serta seluruh masyarakat yang telah memberikan dukungan, arahan, dan ruang kepada mahasiswa untuk berkontribusi selama pelaksanaan KKN.
Acara penutupan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan. Momentum tersebut menjadi refleksi atas berbagai pengalaman yang telah dilalui mahasiswa selama 40 hari sekaligus menjadi tanda berakhirnya masa pengabdian secara formal.
Meskipun KKN telah berakhir, hubungan dan semangat kolaborasi antara mahasiswa, STEINU Subang, Pemerintah Desa Caracas, dan masyarakat diharapkan dapat terus terjalin. Pengalaman selama KKN diharapkan menjadi bekal berharga bagi mahasiswa untuk terus mengembangkan kepedulian sosial dan memberikan kontribusi positif di tengah masyarakat.
Empat puluh hari telah berlalu. Namun, nilai pengabdian, kebersamaan, dan pengalaman yang diperoleh akan menjadi jejak yang terus dibawa oleh mahasiswa STEINU Subang. KKN boleh berakhir, tetapi semangat untuk mengabdi dan memberikan manfaat bagi masyarakat harus terus berlanjut.

